Tampilkan postingan dengan label produksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label produksi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Januari 2008

Produk Crude Distilling Unit II





Produk midle distillate yaitu merupakan produk tengah dari distilasi terdiri dari Avtur atau Kerosine ( Minyak Tanah ), LGO ( Light Gas Oil ), dan HGO ( Heavy Gas Oil ). Produk kerosine ( munyak tanah ) bisa langsung di gunakan, untuk produk avtur masih harus di treatment lebih lanjut dengan penambahan beberapa aditif untuk memperoleh spesifikasi yang ditentukan. Produk LGO dan HGO di blending untuk menghasilkan produk solar.


Uraian Proses
  1. Produk kerosine atau minyak tanah keluar dari kolom / menara distilasi masuk ke kolom kerosine stripper. kolom ini berfungsi untuk men strip atau mengusir fraksi yang lebih ringan atau fraksi naphta yang terikut pada produk kerosine naik ke atas kolom distilasi, sehingga kualitas produk kerosine menjadi lebih baik. Dari kolom stripper produk kerosine dipompakan ke pendingin atau cooler dan di tampung di tanki timbun produk kerosine.

  2. Produk Light Gas Oil ( LGO ) keluar dari kolom / menara distilasi masuk ke kolom LGO stripper. Sebagaimana kolom kerosine stripper kolom LGO stripper juga berfungsi untuk mengusir fraksi yang lebih ringan dalam hal ini adalah fraksi kerosine yang ada di LGO naik keatas kolom agar produksi LGO sesuai dengan baku mutu atau spesifikasinya. dari kolom LGO stripper produk LGO dipompakan ke cooler dan ditampung di tanki produk solar.

  3. Produk Heavy Gas Oil ( HGO ) keluar dari kolom distilasi masuk kolom HGO stripper untuk di ambil fraksi ringannya. kemudian keluar dipompa ke coooler dan ditampung di tanki produk bersama dengan LGO menjadi produk solar.



Produk sealanjutnya adalah produk dasar kolom atau bottom product sering juga di sebut Long Residue atau Reduce Crude yang flow diagramnya dapat di lihat diatas. Long residue ini digunakan untuk bahan bakar pada tungku atau ketel, dengan di encerkan dengan solar. Namun pada saat ini produk Long residue kebanyakan diolah kembali pada unit proses Distillasi Vacuum atau yang dikenal dengan Hihgt Vacuum Unit ( HVU ) yang akan dijelaskan kemudian.

Senin, 24 Desember 2007

Produk Crude Distilling Unit

PRODUK PENGOLAHAN CRUDE DISTILLING UNIT
Sebagaimana yang dapat dilihat dari gambar proses yang terdahulu produk yang dihasilkan kilang yang diketahui awam adalah : gas, bensin, minyak tanah ( kerosene ), solar, dan residue. Gambar proses yang terdahulu hanya untuk menggambarkan secara awam bagaiman produk kilang yang lebih dikenal dengan BBM itu dibuat, perlu diketahui bahwa sebenarnya produk-produk tersebut keluar dari proses belum merupakan produk jadi, tapi merupakan bentuk komponen-komponen yang harus di proses lagi dengan cara pencampuran ( Blending ) sehingga didapat produk yang dikehendaki.
Adapun produk stream atau produk yang langsung keluar dari proses kilang adalah sebagai berikut : LPG, Light Naphta, Heavy Naphta, Kerosine ( minyak tanah ), LGO, HGO, dan Residue. Untuk lebih jelasnya akan kita bahas satu persatu mulai keluar kolom dari top sampai bottom hingga keluar produk tersebut jadi.

Yang pertama Produk Light End merupakan produk top kolom, yang meliputi LPG, Light Naphta, dan Heavy Naphta. Pemisahan produk ini dapat di lihat pada diagram di atas.




Urainan Proses:
Uap minyak dari top kolom fraksinasi dikondensasikan, hasil kondensasi berupa naphta yang tidak stabil karena banyak mengandung gas. Gas yang terkandung dalam naphta dipisahkan di stabilizer, yang kemudian dipisahkan lagi antara gas yang tidak terkondensasi berupa C1-C2 yang keluar sebagai Off Gas dan gas terkondensasi C3-C4 sebagai LPG. Komponen terbesar LPG adalah C4 ( butan ).
Produk bottom stabilizer berupa naphta dipisahkan menjadi lihgt naphta dan heavy naphta di splitter. Produk light naphta digunakan untuk komponen blending bensin atau digunakan sebagai pelarut semisal thinner. Heavy naphta disamping digunakan untuk komponen blending juga digunakan untuk feed/umpan proses Naphta Hydro Treater ( NHDT ) yang produknya disebut Sweet Naphta dan digunakan feed proses Platforming untuk menghasilkan Reformat yang merupakan Hight Okta number Mogas Component atau digunakan sebagai umpan proses selanjutnya.
Bensin yang kita kenal adalah merupakan hasil pencampuran ( Blending ) HOMC, L. Naphta dan Heavy Naphta. HOMC ( Hight Octane number Mogas Component ) atau komponen bensin dengan octane number tinggi, dihasilkan dari proses sukunder. Produk selanjutnya adalah produk midle distillate yang akan saya sampaikan nanti.